bandung

Volunteer baru, keluarga baru!!!

Posted on

Hola fabbers! Beberapa hari yang lalu kita kedatangan keluarga baru loh,yaitu volunteer angkatan ke 6.  Kami mengadakan open class untuk para volunteer baru, biar para volunteer baru tau apa itu fablab, sejarah awal berdirinya gimana,apa aja yang ada di fablab,pokoknya semua info-info penting tentang fablab deh!

Di open class kemarin juga dikasih tau apa sih volunteer itu? Manfaat jadi vounteer apaan aja?banyak ya tugasnya? dan lain-lain. Pokoknya semua tentang fablab dan ke volunteeran itu semuanya dipaparkan secara jelas dan rinci deh, jadi sebagai volunteer kita ga kebingungan kl ditanya orang “emang fablab itu apaan?” Di fablab bisa ngapain aja?” masa volunteer gatau,kan bahaya tuh.

Nah biar lebih jelasnya kita jelasin deh isi kegiatan kemarin apa aja.

 

 

Hari sabtu tgl 29 juli kemarin,tepatnya pukul 10.00 wib di fablab bandung diadain open class buat anggota volunteer angkatan ke 6. Sekitar 85% anggota hadir sedangkan yang lainnya sedang berhalangan. Meskipun begitu acara tetap berjalan sesuai dengan rundown yang yang sudah ditetapkan. Acara dimulai dengan perkenalan para anggota volunteer senior dan crew fablab,lalu perkenalan dengan sesama volunteer baru diadakan dengan menggunakan games “siapa dia?” . Di games tersebut kita harus menghafal nama anggota beserta hobi uniknya,dari anggota pertama sampai anggota terakhir, contohnya “nama saya sabe hobi saya makan ga dikunyah”. Semua anggota harus hapal semuanya,dan itu membuat kita lebih cepat akrab.

Setelah games perkenalan selesai dan kita sudah saling kenal acara dilanjutkan dengan presentasi tentang fablab yang dijelaskan secara lengkap dan jelas oleh ka marcell,koordinator divisi marketing. Semua anggota tampak serius merhatiin presentasi,setelah presentasi selesai ada sesi tanya jawab,tapi semua anggota diem,antara diem udah paham atau diem gara” masih bingung. Tapi setelah beberapa anggota ada yang nanya dan dijelasin lagi,baru deh semuanya bener-bener paham.

 

 

Nahh biar suasana ga tegang-tegang banget karena sesi tanya jawab,akhirnya diadain games lagi nih yaitu games “komunigambar”,hampir sama kayak komunikata tapi ini pake gambar gitu. Jadi di games ini anggota volunteer akan dibagi jadi 2 kelompok,yaitu kelompok 1 dan 2. Nantinya anggota volunteer ini disuruh baris sesuai kelompoknya,terus menghadap ke belakang,ga boleh nengok-nengok,soalnya orang yang paling belakang bakalan dikasih tulisan 1-2 kata sama kakaknya terus dia harus bikin gambar sesuai sama tulisannya. Nah nanti gambar yang dia buat akan dioper ke orang yg didepannya,dan orang yang didepannya itu harus nebak itu gambar apa dan dibuat ulang versi dianya,dan cuma dikasih waktu 10 detik buat mikir dan gambar,hedehh,terus diulang ke orang berikutnya sampai ke orang terakhir dibarisan,dia ga perlu gambar cuma harus nebak aja itu gambar apa. Dan itu seru banget,beneran. Waktu di babak terakhir games, kata dari kakaknya itu “buaya buntung” tapi pas gambar sampai ke orang terakhir malah jadi “anak ayam”, kurang jauh apa coba buaya berevolusi jadi anak ayam?sungguh anggota volunteer angkatan 6 ini seniman-seniman yang berbakat sekali hahaha :”) . Dan kali ini skornya seri,ga ada yang menang, karena emang gaada yang berhasil nebak satu pun wkwk.

Abis seru-seruan di games, kita lanjut acaranya ke presentasi lagi tapi presentasi tentang ke volunteeran yang di jelasin oleh ka Al, manajer fablab. Weitss jangan tegang, walaupun manajer, doi ini orangnya asik banget loh, kita dijelasin tentang apa itu ke volunteeran secara jelas dan santai, setelah presentasi selesai lanjut ke sesi tanya-jawab,satu-satu anggota volunteer ditanya “kamu kenapa mau jadi volunteer?” Yaa kebanyakan sih jawabnya “pengen nambah pengetahuan ka,mau ngisi waktu luang ka biar bermanfaat,nyari jodoh ka! Eh nyari temen,nambah pengalaman juga ka” dan lain-lain. Padahal keuntungan dari menjadi volunteer tuh masih ada banyak loh,dan semua itu dijelasin sama ka al sampe kita mangap-mangap,mangap gara-gara ga ngerti? Yaa engga lah, maksudnya karena saking banyak keuntungannya jadi tertakjub-takjub gitu ceritanya *oke ini lebay*siap revisi ka.

 

Muka-muka anggota udah mulai kusut lagi,mungkin di sesi tanya jawab tadi ada yang ditanyain soal jodoh, nahh saat nya games lagi! Kok open class maen games mulu sih?open games kali ini mah. Yehh biar ga tegang,makanya dibawa hepi-hepi aja. Games kali ini adalah games “komuni gerak” ,games ini ga pake gambar tapi kita yang harus gerak meragain tulisan yang dikasih kakaknya. Masih dengan kelompok yang sama,salah satu anggotanya dipilih buat meragain kata-kata dari kakaknya,sedangkan yang lain harus nebak gerakannya. Gamesnya masih terbilang gampang soalnya kata-kata yang dikasih ga ribet kayak “rumah sakit” atau cuma “lebah”. Coba kalo kakaknya ngasih kalimat “buaya berjemur di rawa-rawa lalu berkelahi dengan suku viking demi memperebutkan persib”, bisa guling-guling dilantai tuh anak yang meragain wkwkk. Nah digames ini hasilnya seri, karena semuanya betul jawabnya,tapi karena sama-sama betul semua jadi   gaada yang dapet hadiah.

Setelah capek main games, semua anggota volunteer baru dikasih kertas buat ngisi feedback serta kesan dan pesan tentang acara open class hari ini, ternyata yang mereka isi bukan cuma kesan pesan, tapi ada yang malah curhat panjang lebar gara-gara belum sarapan.

 

Abis numpang curhat di kertas kesan pesan,semua anggota volunteer, yang baru dan yang lama serta crew-crew fablab berfoto bersama. Sekedar info,sesi foto di fablab tuh penting banget loh, walaupun udah pada bubar tapi belum foto,itu pasti bakalan dikumpulin lagi buat foto bersama,keren. Nahh setelah foto-foto,acara yang paling ditunggu tiba juga,ishoma!! Kita disediain makanan ringan loh,lumayan buat bikin perut geli-geli dan muka pucat karena belum sarapan bisa bersinar kembali *oke ka ini lebay lagi*

Ishoma berlangsung selama satu jam,tepat pukul 2 siang semua anggota volunteer berkumpul lagi dan lanjut games lagi biar makanan tadi siang cepat dicernanya. Games yang ketiga ini namanya “teka teki sulit”. Sama kayak teka teki silang biasa,ada yang mendatar dan menurun,cuma yang bikin beda adalah jawabannya yang rada diluar dugaan. Contoh nih ” sapi kambing kerbau sama-sama kalo makan…” yaa semua juga tau kan ya kalo mereka makannya rumput,tapi ternyata jawabannya “nambah”. Oke siap,sesuai judulnya ini teka teki sulit. Tapi ternyata di games ini kelompok 1 menang karena berhasil menjawab 2 pertanyaan dan mereka bakalan dapet hadiah (tapi nyusul wkwkk)

 

Abis hepi menang di games tadi,ternyata masih ada sesi lagi nih yaitu “meet and greet with founder”,seketika pada tegang semua mukanya wkwkk. Yaiyalah tegang,ketemu foundernya fablab bandung oii. Tapi ternyata ga perlu tegang,karena Pak Hengki dan Pak King selaku founder dari fablab bandung ini ternyata orangnya ramah banget,kita dipanggil namanya buat perkenalan terus ditanya tau fablab dari mana, setelah itu dijelasin secara rinci awal mula mereka bikin fablab bandung ini, dan sebagainya. Mereka ngomongnya santai banget,ga berasa kalo mereka ini founder loh tapi jadi kayak temen buat saling sharing, pokoknya keren deh.

Nah setelah sesi meet and greet bareng founder,acara selanjutnya adalah break sebentar buat ngerileksin badan gara-gara duduk kelamaan. Badan udah santai,kita lanjut ke kumpul bareng divisi masing-masing buat ngomongin tugas dan kewajiban perdivisi,oiya dan sekalian atur jadwal hadir ke fablab. Volunteer emang orang yang suka rela buat ngebantu tapi jangan lupa,volunteer di fablab harus jadi volunteer yang bertanggung jawab sama komitmen yang udah dibuatnya,salah satunya ada dengan hadir 2x seminggu. Jadwal fleksibel asal jangan tiba-tiba ngilang kayak ditelen bumi.

 

Setelah kumpul perdivisi selesai maka acara open class pada tgl 29 juli ini selesai juga. Sampai jumpa diminggu depan saat para volunteer baru ini mulai bertugas, dan jangan lupa gabung bersama fablab yaa biar bisa jadi keluarga baru juga.

Nos vemos fabbers!

 

 

 

 

Workshop Arduino #1 dan Open Class Member Perancis

Posted on Updated on

Teknologi pastinya sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia. Teknologi mempermudah dan menjawab kebutuhan hidup manusia. Perkembangan teknologi yang marak saat ini adalah bagaimana suatu produk dapat menghasilkan keluaran yang sesuai dan spesifik dengan kebutuhan penggunanya. Dengan demikian ada tuntutan bagi para pembuat produk untuk meningkatkan kualitasnya guna menjawab hal tersebut. Mereka perlu mempertimbangkan desain yang human-centered dengan meningkatkan kapabilitas produk dalam berinteraksi dengan manusia.

FabLab perlu menyesuaikan diri dan memiliki pengetahuan untuk membuat produk yang dapat berinteraksi dengan manusia dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang ada. Dengan pengetahuan yang matang, maka pengaplikasian pengetahuan tersebut dapat dilakukan untuk membuat produk-produk cerdas guna memenuhi kebutuhan penggunanya. Salah satu perangkat yang dapat digunakan dalam memperkaya fitur produk adalah Arduino.

Nah, tanggal 22 April lalu, FabLab baru saja mengadakan workshop khusus membahas Arduino. Sebenarnya apa sih Arduino itu? Arduino merupakan sebuah perangkat papan sirkuit yang dapat digunakan untuk pemrograman dan prototyping. Perangkat ini diprogram menggunakan bahasa pemograman Arduino, yang syntax nya sendiri mirip dengan bahasa pemrograman C. Pemrograman dapat dilakukan dengan mudah menggunakan kabel USB dan menghubungkannya ke komputer. Program yang telah dibuat pada komputer kemudian dapat disimpan dalam perangkat Arduino untuk dieksekusi. Perangkat dan software pemrograman Arduino (Arduino IDE) ini bersifat open-source, sehingga penggunaan Arduino dapat diakses oleh banyak orang yang memungkinkan mereka untuk berbagi dengan mudah satu sama lain.

Software dan Hardware Arduino memang dirancang untuk para desainer, seniman, makers dan bahkan para pemula maupun siapa saja yang memiliki ketertarikan untuk menciptakan objek dan lingkungan yang interaktif. Arduino dapat berinteraksi dengan tombol, LED, motor, speaker, GPS kamera, internet, bahkan smartphone dan TV.

Workshop kali ini dibantu oleh Inorobo Robotics School dengan pinjaman Arduino-nya, dan dipandu oleh divisi operasional. Volunteer yang menyampaikan materi yaitu Valda dan Aldy dari angkatan 5. Dalam workshop, pertama-tama disampaikan tentang pengetahuan dasar Arduino dan kebutuhan penggunaan Arduino. Penjelasan software dan hardware yang digunakan dan cara melakukan setting. Setelah itu, penjelasan teori dan pengaplikasiannya, dan terakhir sebagai penutup, peserta mereview materi yang telah disampaikan.

Seperti apa pengaplikasian arduino dalam desain produk? Berikut ini contoh produk yang menggunakan Arduino:

Moistly adalah sebuah perangkat yang dapat mengingatkan penggunanya untuk menyiram tanaman. Perangkat ini akan mendeteksi keadaan tanah. Ketika tanah dalam keadaan kering, lampu pada moistly akan berkedip dan perangkat akan mengeluarkan suara.

 

 

touch board
Touch Board

Touch Board merupakan suatu perangkat yang dapat digunakan untuk merubah lingkungan sekitar kita menjadi sensor. Touch Board dilengkapi dengan MP3 player untuk menghasilkan suara, maupun dilengkapi dengan modul lain untuk menggerakkan motor dan lain sebagainya.

Tujuan dari pelatihan mengenai Arduino ini, peserta diharapkan mampu melakukan pemrograman dasar menggunakan Arduino. Peserta juga diharapkan mampu mengaplikasikan pemrograman ke perangkat Arduino, dan merangsang ide-ide pengaplikasian Arduino dalam pengembangan desain produk.

Seru kan?

Pelatihan ini rencananya akan diadakan secara berkelanjutan. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Inorobo Robotics School yang telah meminjamkan perangkat Arduino-nya di Workshop ini. Pelatihan selanjutnya akan diadakan tanggal 6 Mei ini. Untuk saat ini peserta hanya terbatas untuk internal komunitas FabLab saja. Tapi tidak menutup kemungkinan akan dibuka untuk umum. Tunggu aja tanggal mainnya yaa!

Oh iya, di workshop kemarin FabLab juga kedatangan tamu jauh lagi nih. Tamu kali ini adalah Adrean yang asalnya dari Perancis. Adrean adalah product designer, katanya dia lagi bikin project bareng komunitas maker yang ada di Bandung dan pengen coba bikin prototype di FabLab. Adrean sudah dua kali berkunjung ke FabLab. pertemuan pertama dia baru lihat-lihat dan tanya-tanya tentang FabLab. Dan pertemuan kedua ini, dia bergabung menjadi member FabLab sekaligus langsung ikut open class pengoperasian alat yang ada di FabLab.

Selama open class Adrean di temani oleh Mbak Fikih dan Andya. Awalnya Mbak Fikih menjelaskan software mesin laser  dan menjelaskan cara kerjanya. Kemudian Andya memberikan arahan tentang software 3D printer dan pengoperasiannya. Nih dokumentasinya.

FabLab Bandung 1st Goes to School SMK Negeri 14 Bandung

Posted on Updated on

Bandung – Selamat Sore Fabbers! Sebentar lagi tahun baru 2017, nih! Masih semangat untuk tetap produktif kan? Hari Jum’at, 9 Desember kemarin FabLab Bandung mengadakan Goes to School pertama ke SMK Negeri 14 Bandung. Program ini menjadi pengalaman pertama kami melakukan program Sosialisasi dan Promosi FabLab Bandung ke sekolah menengah kejuruan (SMK), setelah sebelumnya telah mewujudkan program Road to Campus di 12 kampus dan 8 jurusan.

Sehari sebelum acara kami melakukan preparasi terlebih dahulu. Semua divisi Volunteer pun terlibat untuk menyiapkan kelengkapan yang dibutuhkan untuk acara, seperti divisi Program Event yang menyiapkan Rundown acara, divisi Operasional dan Marketing yang menyiapkan barang dan produk yang akan ditampilkan, dan divisi Multimedia yang mendokumentasikan proses persiapan hingga acara berakhir.

Keesokan harinya, Jum’at 9 Desember kami berangkat menuju SMK Negeri 14 Bandung. Kami sangat berterima kasih kepada salah satu Volunteer angkatan 4, Mbak Kiki yang bersedia untuk meminjamkan kendaraannya untuk mengantar kami ke SMK, sehingga transportasi kami sangatlah terbantu.Setelah kurang lebih satu jam perjalanan, kami tiba di SMK Negeri 14 Bandung.

Kami pun segera menuju ke Aula di mana acara akan diadakan, dan menyiapkan perlengkapan yang kami bawa. Selesai persiapan, sekitar 210 siswa kelas 12 dari berbagai jurusan pun berdatangan untuk menghadiri acara Goes to School kami. Semua Siswa telah datang, kami mulai presentasi FabLab Bandung.

Acara diawali oleh pembukaan dari pihak SMK Negeri 14 Bandung dan pihak FabLab Bandung oleh Ambarina sebagai MC acara. Lalu presentasi dimulai oleh Fariz dari divisi Marketing, dan dilanjutkan oleh Manajer FabLab Bandung Alad.

Selama presentasi tidak sedikit dari para siswa yang maju ke depan untuk bertanya mengenai FabLab Bandung. Ambarina sebagai MC juga memberikan games, di mana siswa dengan pertanyaan terbaik akan mendapatkan merchandise dari FabLab Bandung. Usai sesi pertanyaan, kami akhiri acara Goes to School dengan foto bersama para guru dan siswa-siswi SMK Negeri 14 Bandung.

OLYMPUS DIGITAL CAMERAwhatsapp-image-2016-12-09-at-13-44-48

Walaupun acara telah berakhir, banyak para siswa yang masih tetap menyempatkan diri untuk mampir ke bagian display produk kami. Di sini, selain kami menampilkan produk hasil laser cutting dan 3D Printing FabLab Bandung, kami juga menjual merchandise berupa gantungan kunci yang dibuat dengan laser cutting. Tak sedikit pula dari mereka yang mendaftarkan diri untuk menjadi Member FabLab Bandung.

Menjelang siang akhirnya kami melakukan persiapan pulang kembali ke Lab FabLab Bandung. Tak lupa kami sempatkan untuk beristirahat dengan menyantap makan siang bersama di Lab.

Demikian laporan program Goes to School pertama FabLab Bandung ke SMK Negeri 14 Bandung. Terima kasih banyak ya telah mampir untuk membaca! Stay tuned for updates, and see you next time!

FabLab Bandung @ ARKAVIDIA Informatics & IT Festival

Posted on Updated on

Good Afternoon Fabbers! Walaupun sekarang hari senin, masih semangat kan? Hari Sabtu, 19 September kemarin FabLab Bandung diundang ke pameran ARKADIA Informatics & IT Festival yang berlangsung di gedung Campus Center Timur ITB basement. Berikut ceritanya.

Beberapa hari sebelum pameran kami sudah melakukan persiapan. Para Volunteer FabLab juga ikut berkontribusi, seperti dari divisi Operasional yang mempersiapkan contoh-contoh produk yang akan dibawa ke pameran.

Di hari Sabtu, pameran dimulai. Kami berangkat pada pukul 06:30 untuk persiapan dan loading in lebih awal. Pameran ARKAVIDIA Informatics & IT Festival dimulai pada jam 09:00. Dari para Volunteer ada Mbak Fikih, Mbak Wilona – yang juga membantu kami dalam hal transportasi, Kang Triyan, Ihya, Faris, dan juga dua Volunteer baru; Fauzi dan Roro. Tak lupa juga manager kami, Mas Alad.

Walaupun di pagi hari pengunjung pameran terhitung sedikit, perlahan-lahan pameran berlangsung ramai. Display produk-produk pajangan karya FabLab Bandung menjadi daya tarik stand kami. Banyak yang tak sungkan-sungkan untuk mampir dan bertanya mengenai 3D Printing, Laser Cutting, dan apa itu FabLab.

Setelah kurang lebih 7 jam kami tampil, kami akhiri kehadiran kami di pameran ARKAVIDIA Informatics & IT Festival dengan foto bersama dan loading out. Kami sangat berterima kasih kepada kontribusi para Volunteer dalam salah satu program Sosialisasi dan Promosi FabLab Bandung ini.

Oh iya, Guys – besok hari Selasa, 22 November sampai Jumat, 25 November 2016 kami akan tampil di pameran Desain Produk ITENAS. Jangan lupa mampir, ya!

Stay tuned for updates and, see you next time!

FabLab Bandung @CreativeMornings #3 Bandung

Posted on

Good Afternoon Fabbers! Apa kabarnya nih? Weekend ini kalian mau berkarya apa aja?

Oh iya guys, hari Jum’at, 9 September kemarin kita diundang lagi ke CreativeMornings ke-3 di Venue Marketeer Bandung. Tak hanya diundang, kita juga menjadi speaker di pertemuan kali ini, lho!

Sebelum acara dimulai, CreativeMornings menyediakan berbagai macam kopi yang nikmat seperti kopi hitam, Latte, dan bahkan Cappuccino. Mereka juga menyediakan Croissant yang lezat. Semua ini gratis lho, guys!

Acara akhirnya dimulai di sekitar menjelang jam 9. Dimulai dengan pembukaan yang di bawa oleh Host CreativeMornings Bandung, Rice Tee.

Sesi FabLab Bandung dimulai dengan pengenalan FabLab Global dan Bandung oleh Mas Alad. Kita juga tak lupa untuk membawa sampel laser cutting dan 3D printing untuk dikenalkan kepada para partisipan. Tak sedikit dari mereka yang bertanya mengenai FabLab, Laser Cutting dan 3D printing

 

Sesi ini dilanjutkan dengan demonstrasi 3D modelling oleh Yohanes Limanjaya dari ARK Studio, yang sempat membantu kami di TGR MARK VI lalu. Ia menjelaskan beberapa hal dasar bagaimana cara melakukan 3D Modelling kepada para partisipan.

Selesai acara, seperti biasa kami tutup dengan foto bersama.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Walaupun acara sudah selesai, masih ada yang dengan antusias menyempatkan diri untuk bertanya ke FabLab Bandung.

Begitulah kelangsungan acara CreativeMornings hari Jum’at lalu. Stay tuned for our updates, ya!

And, see you next time!