Training 3D Printer

Posted on

By : Ghifari Dwiputra

Pada tanggal 22-24 Maret 2016 kemarin, Fab Lab Bandung mengadakan sebuah training mesin 3d printer kepada volunteer, yang merupakan hasil kerja sama dengan IP3D selaku supplier mesin 3d printer itu sendiri. Dipimpin oleh Bapak Herman, training mesin yang berlangsung selama 3 hari tersebut mengajarkan para volunteer mulai dari merakit sebuah mesin 3d printer, men-setting, kalibrasi mesin, pemakaian mesin, hingga cara untuk mengatasi sesuatu apabila terjadi sebuah kerusakan pada mesin 3d printer. Beberapa filament pun telah disediakan, mulai dari jenis PLA, ABS, HIPS, dan lain-lain.

Pada hari pertama, para volunteer dikenalkan bagaimana memasang sebuah mesin 3d print baru. Cukup sulit memang dalam memasang sebuah mesin 3D Printer. Beberapa part mesin pun dipasang, seperti bed, nozzle, dan lain-lainnya. Setelah belajar memasang mesin 3d printer, bapak Herman menjelaskan mengenai software yang akan digunakan. Sketch up, merupakan salah satu software yang biasa digunakan untuk membuat sebuah desain 3d untuk pemula. Desain yang telah dirancang sedemikian rupa, akan diteruskan kepada software untuk slicing, seperti contohnya Cura. Software tersebut digunakan untuk melakukan sebuah setting pada desain dan mesin 3d printer, seperti pengaturan layer filament, suhu temperatur dan lain-lain. Adapun software lain bernama netfab. Software ini digunakan untuk melihat apakah desain yang akan dicetak tersebut mengalami sebuah error atau kesalahan desain, sehingga kita dapat menghindari kesalahan desain yang tidak diinginkan.

Di hari kedua, para volunteer masih melanjutkan training dengan mencoba beberapa desain yang di unduh melalui situs thingiverse. Jadi, thingiverse adalah sebuah situs yang berisi macam-macam jenis desain 3d yang telah dibuat oleh orang-orang di seluruh dunia, kemudian mereka unggah dan bagikan desain tersebut di situs tersebut secara gratis untuk siapapun yang ingin mencoba menprint desain 3d tersebut. Tetapi beberapa hasil karya yang ada tidak memperbolehkan kita untuk menjualnya atau dikomersilkan. Setelah mencari-cari sebuah desain, mereka mencoba sebuah desain 3d dengan bentuk hati, yang didalamnya berisi sebuah 3 buah gear yang sudah terpasang dan gear tersebut tidak hanya sebuah hiasan, tetapi bisa berfungsi dan bergerak.

Masuk di hari terakhir training, para volunteer dengan rasa keingintahuan yang sangat tinggi masih terus mencoba dan bereskplorasi mengenai mesin 3d printer tersebut. Kemudian, Bapak Herman memperlihatkan kepada kami dengan melakukan sebuah stress test pada mesin, guna melihat tingkat akurasi dan detail dari mesin 3d tersebut.

Training 3d Printer yang diberikan kepada volunteer merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa bagi mereka, dan bagi Fab Lab Bandung sendiri. Teknologi yang ada pada generasi ini memperlihatkan bahwa kita dapat menggunakan teknologi tersebut untuk menghasilkan sebuah karya dengan mudah, dan bermacam-macam. Maka dari itu, mari kita ciptakan karya melalui ide-ide kamu, apapun itu!

IMG_0281

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s