Keanggotaan fablab gelombang pertama dan kelas perdana

Posted on Updated on

Respon para mahasiswa dan mahasiswi ITB tidak hanya pada saat fablab bandung presentasi disana, tetapi juga minat mereka untuk menjadi member fablab. Hal itu terbukti sebagian dari mereka dibeberapa hari berikutnya datang langsung ke fablab dan meregistrasikan diri untuk menjadi fabbers atau Fablab bandung members “ baru bisa dikatakan sebagian karena menurut informasi masih banyak yang berminat menjadi member tapi sayangnya pada saat itu mereka belum sempat ”.

Meja untuk pendaftaran mulai dikerumunin para calon anggota dan disela sela pendaftaran, tanya jawab tentang keanggotaan berlangsung santai diselingi senda gurau. Awal yang bagus untuk pertama kali berada di fablab karena sebetulnya fablab bandung memang ingin menciptakan ruang kerja dengan konsep smart and fun. Dari suasana yang menyenangkan biasanya ide ide kreatif lahir tanpa harus berpikir terlalu keras.

registrasib registrasi b

Usai administrasi pendaftaran, para mahasiwa dan mahasiswi yang tadinya masih calon anggota sudah mulai resmi jadi anggota fablab atau kami istilahkan sebagai Fabbers. Kemudian para fabbers duduk dikursi area kelas untuk menyimak presentasi tentang keanggotaan dan materi-materi kelas yang akan dilangsungkan diantaranya : Membership fablab, Materi dan praktek 3D printer serta Materi dan praktek Mesin laser.

Open class1a no 1.

Dikarenakan materi open class atau kelas yang diikuti fabbers menyangkut dengan mesin laser dan 3D printer yang ada di fablab untuk membuat permodelan atau prototipe, tentu saja kelas yang diberikan tidak hanya sebatas penjelasan materi tapi juga langsung kepada praktek penggunaan mesin yang bertujuan agar para member seketika itu juga melihat dengan jelas dan memahami cara kerjanya.

prkatek 3d printpraktek 3d3d print class1

Seperti halnya ; 3D printer. Para fabbers selain mendapatkan penjelasan tentang fungsi peruntukan 3D printer digunakan untuk apa saja, juga diperkenalkan nama bagian-bagian dari mesin 3d printer tersebut dan support file/software yang mengoperasikannya, cara pengoperasiannya, hingga test print berupa cincin dengan disain sederhana agar kelas 3D printer tersampaikan secara keseluruhan.

class laser dclass.aBegitupun dengan Kelas laser. Volunteer divisi program menyampaikan materi tentang mesin laser, mulai dari apa itu mesin laser, kemampuannya, media atau bahan yang bisa diproses dimesin laser sampai pada point yang tidak kalah penting yakni protokol keamanan dalam penggunaannya. protokol keamanan dikatakan tidak kalah penting karena fabber bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri maupun mesin yang digunakan agar tidak melukai pengguna ataupun mesin itu sendiri.

Barangkali terlintas sekilas pertanyaan tentang volunteer yang sempat disebutkan diatas. Maka dari itu perlu diinformasikan bahwa Fablab bandung tidak hanya dikelola oleh Crew fablab tapi juga dibantu oleh Volunteer yang dibagi ke dalam 4 divisi ( divisi Operational, Program dan event, Multimedia dokumentasi serta marketing ). Mereka sudah kami training menurut jobdesk-nya masing masing termasuk training materi dan penggunaan mesin. Sehingga pada saat kelas perdana yang diselenggarakan sabtu tanggal 25 april 2015 kemarin, volunteer menjelaskan dan mempraktekan mesin 3d printer dan mesin laser kepada para member fablab.

Volunteer operasional bisa dianggap menguasai cara kerja mesin laser karena selain training langsung oleh teknisi mesin yang sempat kami datangkan, Volunteer pun sudah beberapa kali membuat project untuk mengisi ruang fablab berupa meja dan stool sehingga dalam hal menggunakan mesin, mereka sudah terbiasa. Itu sebabnya ketika menjelaskan dan memperagakan media berupa multiplek dan acrylick yang akan dilaser, volunteer nampak tidak ada keraguan, pun ketika para member yang serba ingin tahu tak merasa cukup hanya sekedar melihat begitu saja tanpa bertanya atau mencoba.

prakter laserrrpraktek laser a

tak terasa kelas berakhir, para member, volunteer dan krew fablab sependapat untuk mengabadikan moment pendaftaran gelombang pertama sekaligus kelas perdana. Volunteer multi media dan dokumentasi tidak hanya meminta kami tersenyum tapi juga menyarankan agar lebih bebas mengekspresikan diri sendiri karena tidak ada yang lebih menyenangkan ketika bisa berada dalam ruang kerja yang dilengkapi fasilitas disertai kebebasan berekspresi khususnya dalam hal mewujudkan ide.

Phot bersamaphoto bersama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s