Sebuah Tempat Belajar Bagaimana Membuat Hampir Segalanya.

Posted on

FabLab Bandung adalah laboratorium yang mengikuti rancangan jaringan lab dari Fabrication Laboratory, pertama kali diteliti oleh Neil Gershenfeld dari Center for Bits and Atom, Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 2001. Dimulai sejak 2005, saat ini (2014) jumlah FabLab sudah berkembang hingga mencapai 250 lab di seluruh dunia. FabLab merupakan fabrikasi digital yang memiliki beberapa mesin dan alat bantu lain yang dibutuhkan untuk membuat desain, pe-model-an, prototyping, mockup, dll. Moto FabLab adalah how to make almost anything yang artinya ; di FabLab kita dapat belajar untuk membuat hampir segalanya.[1]

Selain itu FabLab juga menerapkan konsep Open Access dan Open Design pada seluruh kegiatan dan produk yang dibuat di FabLab. Konsep Open Design bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat mengakses teknologi. Konsep Open Design memberikan kesempatan bagi komunitas FabLab untuk membantu mengembangkan disain produk.

Konsep Open Design ini mendorong orang-orang yang tergabung di seluruh jaringan FabLab untuk mendokumentasikan langkah-langkah proses produksi dan saling berbagi serta membantu antar sesama pengguna FabLab di seluruh dunia. Dengan demikian tercipta situasi yang kondusif dimana sesama anggota di dalam sebuah jaringan global, dapat mempelajari sekaligus mengembangkan desain yang dibuat oleh anggota lainnya.

FabLab sebagai laboratorium, berfungsi untuk membuat prototype teknis untuk memacu inovasi dan penemuan, sekaligus memberikan stimulus bagi kewirausahaan lokal. FabLab juga berfungsi sebagai laboratorium untuk belajar, tempat untuk bermain, membentuk lingkungan yang mendorong pengembangan desain, dan menciptakan situasi yang tepat untuk mempelajari bagaimana membuat hampir segalanya di FabLab.

FabLab memiliki satu atau lebih model bisnis:

  1. Enabler Business Model; membantu mendirikan Lab baru atau menyediakan maintenance, supply chain, dan jasa lainnya bagi Lab yang sudah berdiri.
  2. Education Business Model; model edukasi melalui FabLab (bersama dengan Fab Academy) dimana para ahli dalam bidang tertentu dari seluruh dunia dapat memberikan training dari FabLab lokal atau bahkan universitas/perusahaan melalui FabLab video conferencing network. Selain itu P2P learning antar sesama pengguna juga merupakan bagian dari model bisnis ini.
  3. Incubator Business Model; menyediakan infrastruktur bagi entrepreneurs untuk mengubah kreasi di FabLab menjadi bisnis yang berkelanjutan. Incubator menyediakan infrastruktur back-office, promosi dan marketing, modal awal serta mengungkit jaringan FabLab dan infrastruktur lainnya untuk membantu agar entrepreneur dapat fokus pada area keahliannya masing-masing.
  4. Replicated/Network Business Model; menyediakan produk maupun jasa atau kurikulum yang diperasikan dengan cara memanfaatkan infrastruktur, staff dan pengalaman FabLab lokal Kesempatan tersebut dapat diduplikasi, dijual dan dilakukan pada FabLab lokal lainnya, dan menghasilkan pemasukan yang berkesinambungan pada setiap lokasi. Daya ungkit seluruh lab yang tergabung didalamnya secara terus menerus akan mempromosikan dan mencapai lebih banyak bisnis, sehingga menciptakan kekuatan dan pencapaian brand yang lebih tinggi.[2]

Melihat program lab yang terhubung dengan jaringan global ini membuat kami memiliki motivasi untuk dapat mendirikan FabLab Bandung, dimana nantinya FabLab ini akan menjadi wadah yang dapat menampung dan mengembangkan kreativitas komunitas-komunitas dari beragam latar belakang, dan masyarakat umum secara luas. Menjadikan FabLab Bandung sebagai sebuah laboratorium yang dapat memberikan akses bagi masyarakat terhadap teknologi produksi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s